Cara pengisian stok barang di toko kelontong













Pada saat anda memulai usaha toko kelontong pasti bingung cara membuat daftar belanjaan barang, terkadang ketika sudah buat catatan dan pergi ke grosir ada saja barang yang lupa dicatat. Nah! Saya buat cara menghitung stok barang untuk mengetahui barang yang telah habis di toko anda. Berikut contoh tabelnya.



Kartu stok barang 


Bulan agustus 2021


No

Tanggal

1

2


Ket

Nama barang

Bm

Bk

S

Bm

Bk

S

1.

Gula pasir

10

3

7

2

5

4


2.

Pepsodent

12

2

10

3

5

8


3.

Kompas 1kg

5

2

3

5

4

4


4.

Akua besar

12

6

6

-

2

4


5.

Mizone

12

5

7

-

5

2


6.

Indomie goreng

40

10

30

-

15

15


7.

Lifeboy

10

-

10

-

5

5


8.

Vave

10

-

10

-

3

7


9.

Kecap

7

3

4

2

5

1



Catatan: 

  1. Bm : barang masuk

  2. Bk  : barang keluar 

  3. S    : stok

  4. Ket : keterangan


Langkah pengisian

Hari 1 (hari pertama)

  1. buat tabel seperti pada contoh tabel di atas buat dalam tabel dari tgl 1 sampai 31 atau 1 bulan.

  2. Tulis semua jenis  barang yang ada di toko anda catat di kolom nama barang atau boleh juga buat kode barang.

  3. Isi kolom barang masuk dengan jumlah pembelian  barang .

  4. jika ada item barang tidak dibeli maka kosongkan atau tulis garis datar pada kolom.

  5. Pada akhir penjualan setelah menutup toko hitung stok barang yang ada di toko.

  6. Lalu isi kolom stok pada tabel.

  7. pertama kali memulai menjual cara hitung barang keluar yaitu Jumlah barang dikurangi jumlah stok itulah hasil dari barang keluar.

  8. Isi kolom keterangan dengan informasi yang di perlukan atau ada masalah darurat seperti toko tutup,dll.

Hari kedua

  1. Isi kolom barang masuk setelah pembelanjaan barang.

  2. Isi kolom stok setelah menghitung stok barang.

  3. Isi kolom barang keluar dengan cara menjumlahkan stok kemarin dengan pembelian barang hari ini lalu hasilnya kurangi dengan stok hari ini itulah barang keluar.


Manfaat mengisi kartu stok barang


  1. Mengetahui jumlah barang yang berkurang atau habis.

  2. Sebagai acuan belanja barang di hari berikutnya.

  3. Mengetahui barang apa saja yang banyak keluar atau yang laris.

  4. Tidak menumpuk barang yang tidak perlu.

  5. Dengan rutin menghitung stok dapat menghafal letak barang.

  6. Sebagai acuan analisa pembelian barang masyarakat.



Komentar