hutang



Hutang dapat menjadi penolong bagi orang-orang yang membutuhkan dapat pula menjadi amal ibadah yang memberi manfaat kepada orang yang kesusahan.


  1. Pengertian Hutang adalah pinjaman,atau hutang adalah meminjam uang, barang,benda dll, yang harus dikembalikan kepada pemiliknya sesuai dengan yang diterima.

Hutang juga bisa dikatakan sebagai  beban ekonomi di masa yang akan datang, dan hutang adalah kewajiban membayar pinjaman sesuai dengan perjanjian yang disepakati. Hutang juga dapat diartikan sebagai memberi sebagian harta kita kepada orang yang ingin memanfaatkannya dan mengembalikannya di kemudian hari dengan kesepakatan tertentu.


  1. Syarat dalam berhutang

  • Ada kesepakatan antara yang memberi dengan yang menerima.

  • Harta atau barang yang dihutangkan jelas.

  • Peminjam wajib merawat barang yang dipinjamkan dengan baik agar tidak rusak.


  1. Prinsip berhutang

  • Hutang adalah alternatif terakhir ketika usaha untuk mendapatkan  dana menemui jalan buntu.

  • Jika terpaksa berhutang jangan berhutang di luar kemampuan.

  • Jika telah berhutang harus berkomitmen untuk membayarnya.

Siapapun orang di dunia ini pasti pernah melakukan transaksi hutang dan piutang.Dalam hal ini kita perlu memiliki kebijaksanaan dalam memberikan hutang ataupun mengutang

Dalam hal itu dalam melakukan pemberian pinjaman atau hutang kepada seseorang, perlu dilihat berbagai aspek, misalnya

  1. tempat tinggal yang jelas

  2. Bersifat jujur dan beritikad baik 

  3. pendapatan cukup dan dapat menjamin bisa membayar 

  4. mempunyai pekerjaannya 

  5. mempunyai jaminan dari warga sekitar bahwa dapat dipercaya 

  6. menentukan jumlah maksimal yang dapat dipinjamkan  

Oleh karena itu kehati-hatian dalam memberikan pinjaman kepada seseorang karena dapat menimbulkan banyak masalah contoh nya:,


  1. Penagihan yang membutuhkan waktu dan biaya

  2. Orang yang mengutang hilang entah kemana

  3. Jika orang yang mengutang itu adalah kerabat ataupun kenalan dekat,hubungan lama yang terjalin baik akan putus tali silaturahminya

  4. Menimbulkan gesekan sosial yang serius

  5. Dan masih banyak lagi masalah yg timbul akibat memberikan pinjaman.

Maka dari itu berhati-hatilah dan analisis baik-baik dalam memberikan hutang.

Begitu juga dalam mengutang atau meminjam.kita pun harus sadar akan uang maupun barang yang dipinjam bukan milik kita.


Dalam hal ini penulis yang berkutat di dalam usaha toko kelontong, banyak mengalami yang namanya  ngutang atau ambil barang bayarnya nanti, memiliki macam cara agar dapat ngutang, contohnya sebagai berikut

  1. Ketika belanja uang pembayaran tidak cukup. Misalnya ketika belanja dia memborong banyak barang tapi uang yang dia bawa tidak cukup membayar tagihan belanjaan sehingga sisa pembayaran dijadikan hutang,

  2. Alasan lupa membawa uang atau dompet. Memang pada dasarnya manusia kadang memang begitu, tapi apa apa yang saya alami banyak orang yang datang meng utang dengan alasan itu,

  3. Ada orang katanya terpaksa meng utang karena keadaanya lagi menyedihkan,

  4. Membayar setelah gajian, banyak pelanggan yang biasa nya mengutang karena belum gajian ataupun ambil barang dulu nanti sudah gajian baru di bayar,

  5. Uang kembaliannya kurang, Semisal dia belanja tapi membayar dengan uang pecahan 50000 atau 100000 tapi pada saat itu uang kembalian tidak cukup biasanya dia akan ambil dulu barangnya nanti dia akan datang membayar, dll

Oke pada dasarnya semua nya sama saja ingin mengutang.Adapun tingkah laku orang yang ingin berhutang misalnya 


  • mengajak akrab kepada pemilik toko dengan Berbicara basa-basi

Cerita panjang lebar tentang kekayaan maupun  hartanya, dan 

ada juga yang menceritakan pengalaman hidupnya,

  • Ada juga yang sopan dan santun ketika ingin meng utang barang,

  • Yang menjengkelkan adalah mengambil barang dulu baru bilang ini ku hutang dulu ya, catat dulu besok 

Itulah macam-macam orang yang niatnya ingin mengutang, mungkin masih banyak hal yang  lain dialami sesama pelaku usaha toko kelontong lainya.

Ketika waktunya pembayaran utang yang dijanjikan  penghutang disinilah timbul kerugian  yang dialami pemilik toko kelontong contohnya;

  1. Ada orang yang Lupa dengan hutangnya.

  2. menunda pembayaran hutang karena ada yang lain mau di bayar

  3. Ada yang marah karena ditagih

  4. Suka tersinggung ketika diingatkan waktu pembayaran

  5. melewati batas waktu peminjaman

  6. Merasa telah membayar hutang padahal belum membayar 

  7. Ada yang menghilang entah kemana 

 Itulah keluh kesannya dalam usaha toko kelontong dalam menghadapi yang namanya hutang, harus sabar dan tabah dalam menanganinya karena di situlah sebahagian sumber pendapatan dari usaha toko kelontong, sekian dan terima kasih!!! 



Komentar